Pemerintah terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah yang kini difokuskan adalah pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap kerja.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyampaikan bahwa optimalisasi SDM menjadi kunci penting dalam memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, penyediaan SDM bukan hanya sekadar urusan administratif, tetapi merupakan strategi besar untuk menghadirkan tenaga kerja yang berintegritas, profesional, dan mampu mendukung program prioritas nasional.
Untuk mempercepat pelaksanaan program, pemerintah juga mendorong sinkronisasi kebijakan antarinstansi. Langkah ini dinilai penting agar proses pengambilan keputusan bisa lebih cepat, kolaborasi semakin kuat, dan dampak program dapat langsung dirasakan masyarakat.
Dalam rapat tingkat menteri yang digelar di Jakarta, pemerintah membahas kebutuhan SDM dalam beberapa klaster utama. Di antaranya meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan, sektor pendidikan, hingga kesehatan.
Setiap kementerian dan lembaga terkait diminta untuk segera menindaklanjuti kebutuhan SDM sesuai dengan bidang masing-masing agar program dapat berjalan optimal.
Rini juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif atau collaborative governance dalam pelaksanaan program. Dengan pendekatan ini, seluruh instansi pemerintah diharapkan dapat bekerja secara terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Semua pihak harus bergerak dalam satu arah dengan tujuan yang sama, sehingga hasil pembangunan menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan kebijakan SDM yang lebih fleksibel dan adaptif, serta memperkuat sistem pengawasan guna menjaga kualitas dan kinerja aparatur.
Dengan langkah tersebut, diharapkan program prioritas pemerintah tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
